WELCOME TO BLOG: AMALIA FITRI PERMATASARI

Selasa, 01 November 2016

Tugas Wawancara (Sosiologi Hukum)



Minggu yang lalu saya diberi tugas oleh dosen saya untuk melakukan wawancara terhadap beberapa mahasiswa terkait mencontek dan pelanggaran lalu lintas. Disuruh untuk memilih, saya lebih memilih yang bertemakan mencontek. Dan di artikel ini saya akan mengemukakan hasil daripada wawancara saya.
TIDAK MENCONTEK
Yang pertama, sebut saja kakak tingkat jurusan saya. Apakah yang membuat anda tidak mencontek? Karena saya belajar giat dan saya pasti yakin akan mendapatkan nilai yang terbaik maka dari itu, saya tidak perlu melakukan yang namanya mencontek. Apakah anda puas dengan hasil ujiannya? Puas, karena malamnya pasti saya belajar dengan giat mempersiapkan dengan matang untuk ujian hari besok. Apa perasaanmu terhadap pengawas atau dosen yang membiarkan pencontekan berlangsung? Saya tidak setuju dan tidak senang pastinya, karena mereka yang mencontek seperti diberi ruang gerak untuk melakukan aksi pencontekan tersebut. Apa pendapatmu tentang sanksi tepat untuk diberikan kepada para pencontek? Sebaiknya diberi nasihat, kalau tidak ada perbaikan perilaku dengan diberikannya nasihat maka dilakukan peneguran bahwa mahasiswa yang mencontek harus maju ke depan lalu jika cara tersebut tidak terlaksana maka lebih baik dikeluarkan dari ruang ujian. Bagaimana cara yang perlu ditempuh agar tidak ada mahasiswa yang mencontek saat ujian? Pertama belajar yang rajin dan giat pastinya dan jangan lupa meminta support dan doa dari orangtua. Apa usul anda agar aturan dilarang mencontek efektif di semua mata ujian? Ketika masuk ruang ujian, mahasiswa diperiksa terlebih dahulu apa ada benda-benda sensitif untuk mencontek yang mereka taruh disekitar mereka. Apa fasilitas yang sekiranya dibutuhkan agar mahasiswa itu sendiri berhenti mencontek? Fasilitas cctv mungkin sangat dibutuhkan.
Yang kedua, dari teman saya satu kelas. Apakah yang membuat anda tidak mencontek? Yang menyebabkan saya tidak mencontek adalah karena pengawasan dari dosen ketika ujian sedang berlangsung, dan untuk melatih kejujuran diri saya agar tidak bergantung kepada orang lain. Apakah anda puas dengan hasil ujiannya? Saya puas dengan hasil ujian saya sendiri, karena itu merupakan usaha saya sendiri dan jerih payah saya sendiri. Apa perasaanmu terhadap pengawas atau dosen yang membiarkan pencontekan berlangsung? Alangkah baiknya dosen harus lebih ketat dalam mengawasi ujian. Apa pendapatmu tentang sanksi tepat untuk diberikan kepada para pencontek? Lebih baik jika mahasiswa yang bersangkutan mencontek harus ditindak tegas jika membiarkan maka lebih baik dibawa ke kantor dosen dan ujian privat disana atau aklau perlu ketika ujian berlangsung mahasiswa yang terlihat mencontek ditandai atau ditulis namanya. Bagaimana cara yang perlu ditempuh agar tidak ada mahasiswa yang mencontek saat ujian? Soal ujian dibedakan, kemudian penempatan tempat duduk direnggangi dan ketika ujian berlangsung dosen berkeliling. Apa usul anda agar aturan dilarang mencontek efektif di semua mata ujian? Mahasiswa harus dikritisi karena kalau dibiarkan terus mencontek, mahasiswa pasti tidakmau belajar dan akan terus bergantung pada fasilitas dan sarana mencontek yang telah mereka siapkan. Apa fasilitas yang sekiranya dibutuhkan agar mahasiswa itu sendiri berhenti mencontek? Perlu adanya cctv, agar dosen bisa tahu mana yang terlihat mencontek dan mana yang tidak mencontek.
Yang ketiga, sebut saja dari adik tingkat sejurusan. Apakah yang membuat anda tidak mencontek? Karena dengan tidak mencontek membuat kita bangga dengan hasil kita sendiri. Apakah anda puas dengan hasil ujiannya? Sangat puas, karena hasil kita sendiri. Apa perasaanmu terhadap pengawas atau dosen yang membiarkan pencontekan berlangsung? Terkadang iri dengan mahasiswa lain yang mencontek dan bisa menjawab pertanyaan tertulis dengan cepat. Apa pendapatmu tentang sanksi tepat untuk diberikan kepada para pencontek? Sanksinya bisa dilakukan dengan adanya remidial atau ujian ulang yang diadakan di satu ruangan dan ditunggu oleh dua dosen pengawas. Bagaimana cara yang perlu ditempuh agar tidak ada mahasiswa yang mencontek saat ujian? Adanya ujian lisan. Apa usul anda agar aturan dilarang mencontek efektif di semua mata ujian? Ya itu, dengan adanya ujian lisan dimana nanti akan kelihatan mana yang belajar dan mana yang tidak belajar dan aturan dilarang mencontek itu perlu ditekankan lagi. Apa fasilitas yang sekiranya dibutuhkan agar mahasiswa itu sendiri berhenti mencontek? Tiap ruang ujian dipasang cctv.

MENCONTEK
Yang pertama, sebut saja dari kakak tingkat. Apakah anda tidak setuju dengan aturan dilarang mencontek? Sebenarnya setuju, karena kalau mencontek itu bisa membuat mahasiswa kecanduan untuk terus mencontek. Mengapa anda memilih untuk mencontek? Karena keadaan terhimpit mungkin ya. Bagaimana anda menyiapkan contekan? Menyiapkan kertas selipan contekan. Bagaimana antisipasi anda agar perbuatan yang anda lakukan tidak diketahui oleh pengawas? Ya kertas selipan bahan mencontek itu dimasukkan saku. Bagaimana perasaanmu saat mencontek? Deg-degan. Apa pendapatmu tentang pengawas atau dosen yang tegas menindak pelaku pencontekan? Kalau ada dosen yang tegas, segera membuang kertas bahan contekan. Apakah anda puas dengan nilai hasil contekan? Tidak sebenarnya. Apakah ada rencana untuk berhenti mencontek? Ada. Keadaan seperti apa yang sekiranya membuat anda tidak memilih untuk mencontek? Ya saat ujian berikutnya.
Yang kedua yang pernah mencontek, sebut saja saya sendiri. Apakah anda tidak setuju dengan aturan dilarang mencontek? Bukan saya tidak setuju, tapi antara mencontek dan tidak mencontek itu pilihan hidup ketika menghadapi ujian. Mengapa anda memilih untuk mencontek? Karena keadaan mungkin ya, kepepet menit soal misalnya. Bagaimana anda menyiapkan contekan? Saya menyelipkan dibawah lembar jawaban atau kalau tidak mengeluarkan handphone lalu browsing. Bagaimana antisipasi anda agar perbuatan yang anda lakukan tidak diketahui oleh pengawas? Ketika dilihat pengawas saya memberikan ekspresi fokus menulis jawaban. Bagaimana perasaanmu saat mencontek? Tidak tenang karena bingung dengan pengawas dan bingung pilih mencontek materi sendiri atau mencontek jawaban orang lain. Apa pendapatmu tentang pengawas atau dosen yang tegas menindak pelaku pencontekan? Bagus. Apakah anda puas dengan nilai hasil contekan? Tidak, karena ilmu yang saya dapat pasti sia-sia. Apakah ada rencana untuk berhenti mencontek? Ada. Keadaan seperti apa yang sekiranya membuat anda tidak memilih untuk mencontek? Ketika ada ujian yang dimana ujian tersebut dalam sehari itu tidak sampai 3 mata kuliah.
Yang ketiga, sebut saja teman saya dari kelas sebelah. Apakah anda tidak setuju dengan aturan dilarang mencontek? Setuju sebenarnya. Mengapa anda memilih untuk mencontek? Karena kondisi dan situasi yang tidak mendukung. Bagaimana anda menyiapkan contekan? Dengan duduk dekat teman yang paling pintar di kelas. Bagaimana antisipasi anda agar perbuatan yang anda lakukan tidak diketahui oleh pengawas? Datang lebih awal dan cari tempat duduk yang aman. Bagaimana perasaanmu saat mencontek? Biasa saja namun sedikit tidak tenang. Apa pendapatmu tentang pengawas atau dosen yang tegas menindak pelaku pencontekan? Mereka boleh saja melakukan tindak tegas tersebut tetapi apakah pengawas tidak tahu bahwa semua orang pasti pernah melakukan pencontekan. Apakah anda puas dengan nilai hasil contekan? Sedikit tidak puas. Apakah ada rencana untuk berhenti mencontek? Ada. Keadaan seperti apa yang sekiranya membuat anda tidak memilih untuk mencontek? Ketika segala situasi dan kondisinya mendukung.
Kesimpulannya adalah bahwa mahasiswa memiliki opininya masinng-masing terkait kasus pencontekan. Mahasiswa yang memilih tidak mencontek lebih bisa terkesan sebagai orang yang optimitis daripada yang mencontek. Tapi mahasiswa yang mencontek jika ditelaah alasan mereka memilih mencontek tersebut terkadang ada benarnya. Jadi kalian yang membaca artikel ini, khususnya mahasiswa, anda memilih mencontek atau tidak mencontek? Sekian artikel yang saya tulis semoga berkesan untuk dibaca.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar